Hai sahabat blogger hari ini dalah kali pertama saya mengenal blog, saya memang suka menulis seperti corat-coret di kertas membuat dayri atau cerpen, dan saya juga suka menggambar. Dari hobby saya yg senang menulis sebagian teman saya menyarankan saya untuk menulis di blog saja karena di blog saya bisa menulis sepuasnya untuk menyalurkan hobby saya laini.
Di blog ini untuk tulisan pertama, saya akan menuliskan sedikit cerita tentang Nenek tersayang saya bernama Sinah yg biasa saya panggil mbok Sinah. mbok Sinah lahir di Sragen, Jawa Tengah tahun 1948 mbok Sinah adalah anak ke 4 dari 6 bersausara dari pasangan yg memiliki nama dewasa Ahmad Dhamsiri, nama ini di berikan setelah menikah ssuai kebudayaan Jawa dan untuk nama kecil masing- masing mbah Buyut saya ini, saya tidak tahu. Mbok Sinah memanggil saudara tertua Mas Jahid, dua kakak perempuanya mbakyu Rinah dan mbakyu Sinem serta dua adiknya Kamto dan Sri Kamti.
Mbok sinah menikah pada usia 21 tahun tidak seperti perempuan jawa yg menikah di usia muda di masa itu, mbok Sinah berjodoh dengan Harto Suwito bin Karyo Kromo yg merupakan suami pertama dan terakhirnya. Mbok Sinah memiliki 5 orang anak yg di beri nama Sri Mulyani, Sugiman, Siti Lestari, Amin Solihin, dan Zainus Sholeh.
Di mata saya mbok Sinah adalah pribadi yg sangat luar biasa dia adalah perempuan yg tegar di masa kecilnya dia senang membantu orang tua, menyayangi saudara-saudarinya, baik kepada teman dan tetangga, muslimah yg baik juga seorang kejawen .
Mbok Sinah adalah isteri yg baik untuk suami yg dicintainya, ibu yg luar biasa untuk anak-anaknya juga pra menantunya dan nenek yg sangat istimewa untuk cucu-cucunya. ketegaran seorang perempuan terlihat saat dia kehilangan suami tercintanya pada tahun 2006 kembali menjadi sosok pemberi kekuatan untuk anak prempuanya Siti Lestari pada tahun 2009 yg juga di tinggal pergi untuk selama-lamanya oleh suaminya.
Dan menjadi obat penyembuh saya dari depresi yg saya alami di tahun 2011. Jarang sekali saya melihat nenek saya menangis, jikalau dia menangis pastilah ada suatu hal yg benar-benar melukai hatinya, nenek saya adalah ketulusan dalam hidup saya, saya mencintainya, kasih sayangnya membuat saya lebih hidup, dia mendo'akan saya dengan tulus, dia semangat hidup saya, dia segalanya buat saya, buat mbok Sinah matorsuwon sanget, kulo tresno kaleh mbok'e mugi-mugi mbok'e di paringi panjang umur sehat selalu lan bahagia selalu amin ya robbal allamin..
Itulah sedikit cerita tentang nenek tersayang saya, trimakasih banyak untuk blogger yg sudah mmbaca blok saya ini, saya baru belajar menulis jadi mohon maaf pabila tulisan saya kurang baik atau bahkan buruk dan kurang enak di baca, sekali lagi aa ucapkan trimakasih dan mohon kiranya bersedia membaca tulisan-tulisan saya brikutnya.
Wasallamuallaikum wr. wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar